Bosan

Kata-kata bosan seringkali terdengar, apalagi akhir-akhir ini seluruh dunia memberlakukan aturan social/ physical distancing alias jaga jarak. Mall dan cafe banyak yang tutup, bahkan bekerjapun di rumah.

Teman, saudara, adik, keponakan, papa semua bilang bosan. Saya tidak terlalu bosan karena memang lebih suka di rumah, tapi memang ada beberapa kegiatan yang akhirnya tidak bisa dilakukan, seperti: berkumpul dengan teman, gunting rambut dan hunting foto.

Sebenarnya agak susah bahas tentang kata yang satu ini karena sudah terlalu sering diucapkan oleh banyak orang. Bosan adalah rasa yang sangat manusiawi, tetapi sebaiknya jangan dipelihara. Hal tersebut bisa menimbulkan rasa kurang bersyukur.

Ada istilah yang mengatakan, bosan ada dalam sikap kita, bukan pada dunia. Bukan dunia yang membuat kita bosan, tetapi kita yang membuat dunia menjadi membosankan. Boleh saja merasa bosan, akan tetapi kita harus dapat mengarahkan rasa bosan kita untuk lebih kreatif dan bukan hanya mengeluh.

Mengeluh dan mengulang-ulang kata bosan tidak akan merubah keadaan. Coba pikirkan, bukankah lebih baik dan menyenangkan dengan menciptakan kegiatan lain daripada mengeluh. Akan tetapi, biasanya orang akan bertanya, “Kegiatan apa? Semuanya membosankan.” Nah itu sudah salah satu ciri kita menolak untuk keluar dari rasa bosan kita.

Semuanya tergantung pada diri kita, tidak ada satu orangpun yang dapat mengerti kegiatan apa yang ingin kita lakukan atau kita sukai. Jadi sebaiknya jangan mencari-cari alasan untuk merasa bosan. Kita ambil contoh kegiatan memasak, ada banyak sekali resep disitu; kegiatan menyanyi, ada banyak sekali lagu; kegiatan membaca, ada banyak sekali topik; kegiatan menonton, ada banyak sekali film; dan sebagainya. Bagaimana mungkin semuanya membosankan? Kesalahan ada didalam diri kita, bukan keadaan. Coba lakukan kegiatan yang lain dari biasanya. Temukan tantangan/ kegiatan baru dalam keseharian kita. Dunia terlalu indah untuk sekedar dibuat menjadi hal yang membosankan.

Bukan dunia yang membuat kita bosan, tetapi kita yang membuat dunia jadi membosankan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s